Tutup buku, dan buka lembaran baru

Kalender Masehi telah berganti. Yang tadinya tahun menunjukkan 2013, sekarang bertukar menjadi 2014. Oleh karena itu, bersamaan pada postingan pertama di tahun 2014 ini sebelumnya saya mengucapkan,

Selamat tahun baru 2014, semoga anda menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Dan yang terpenting adalah, semoga Allah SWT selalu memberikan kita perlindungan, kesehatan, serta keberkahannya dalam setiap rezeki yang dilimpahkanNya. Amin…”

Selamat Tahun Baru 2014 - Tutup Buku, dan buka lembaran baruKembali ke judul di atas. Tutup buku, dan buka lembaran baru. Intinya, siapapun  orangnya, akhir tahun merupakan sebuah evaluasi yang seharusnya bisa menjadi cambuk dan motivasi tersendiri. Terutama dalam masalah pencapaian. Karena dalam kehidupan ini setiap orang memiliki target yang berbeda-beda. Baik dari segi perencanaan hidup ataupun finansial. Dan jika rasanya belum tercapai, janganlah bersedih. Mungkin kinerja yang telah anda lakukan belum maksimal, atau lebih tepatnya menurut saya, Tuhan masih menginginkan anda untuk terus berusaha dan berdoa sampai saatnya Dia memberikan apa yang sebenarnya anda butuhkan.

Pahit, kelat, rugi, dikucilkan, kecewa, sedih, atau kegagalan, semuanya adalah cerita kemarin. Ambil hikmahnya dan mari buka lembaran baru. Jadikan lembaran-lembaran kehidupan kemarin menjadi guru terbesar untuk terus menjalani hari-hari selanjutnya. Silahkan evaluasi kembali,

Kepahitan apa yang anda rasakan di tahun 2013?

– Hal apa yang membuat lidah anda kelat ketika seharusnya manis yang anda dapatkan?

– Apa yang menyebabkan anda mengalami kerugian di tahun 2013?

– Karena apa anda merasa dikucilkan saat itu di tahun kemarin?

Kekecewaan apa yang dirasakan ketika anda berharap yang seharusnya itu jadi sebuah keindahan?

– Kejadian apa yang membuat anda paling sedih di tahun 2013 lalu?

Kegagalan apa yang paling pahit pada 2013 kemarin?

Sekarang, tutup buku rapat-rapat, tulis rencana baru dan siapkan peluru untuk menghadapinya jika ada hal-hal serupa yang mungkin akan singgah. Dan petik pelajaran agar dapat menghindarinya di tahun 2014.

Menyusun kembali rencana dan harapan dalam menyambut Tahun Baru untuk menjadi lebih baik lagi.

+ Saya harus bisa menjadi pribadi yang lebih dekat padaNya daripada tahun sebelumnya.

+ Saya harus bisa menjadi lebih bijaksana dari tahun sebelumnya.

+ Saya harus bisa lebih produktif dari tahun sebelumnya.

+ Dan, saya harus bisa memiliki sesuatu yang lebih lengkap & menjadi kebutuhan dari tahun sebelumnya.

Seperti sepenggal kata kalimat bijak yang saya dapatkan beberapa jam yang lalu, “Jangan menetapkan target sebesar 100 persen, tapi cobalah untuk lebih! Karena ketika anda telah menetapkan target sebesar 1000 persen, pasti anda dapat mencapainya, sekalipun hanya 100 persen”.

Take, and do it your choice with heart. Or, leave it!

Share and Enjoy

About Andy Febrian 531 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*