Tips menghadapi rekan kerja yang suka cari muka

tips hadapi rekan suka cari muka
Image source : pinnaclemediation.ca

Punya rekan kerja yang suka cari muka memang sangat-sangat menyebalkan, bahkan tidak tertutup kemungkinan anda bisa saja mempertimbangkan untuk mencari tempat bekerja yang lebih baik. Cari muka, penjilat, munafik, dan kata-kata lainnya yang tepat ini biasanya sering diistilahkan dengan carmuk alias cari muka. Yup, bukan hal yang perlu dikagetkan bila anda bertemu dengan karakter orang seperti ini. Baik itu di lingkungan kerja, komunitas, atau mungkin organisasi yang sedang anda ikuti saat ini. Tarik nafas dulu, slow down.. karena bila anda langsung ingat seseorang yang carmuk, maka saya yakin tensi anda akan mengalami sedikit peningkatan. Sekali lagi tarik nafas.., hehe.

Ok, salah satu fakta menarik dari orang yang suka cari muka adalah dia hanya ingin mendapatkan sebuah kepercayaan, pengakuan, dan hubungan emosional yang lebih dekat dengan seseorang. Dalam dunia kerja, biasanya ini akan cenderung kepada atasan atau bos. Jadi, sebenarnya jika anda berfikir secara realistis serta menanggapinya dengan tenang, anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini. Yakinlah bahwa apa yang anda lakukan selama ini adalah benar, dan biarlah semua orang di lingkungan anda (termasuk atasan) mengetahui secara alami bahwa anda adalah orang yang luar biasa. Kemudian, bila anda mengalami hal ini, silahkan simak beberapa tips menghadapi orang yang suka cari muka versi saya.

Tips cerdas mengatasi seseorang yang suka cari muka

1. Keep focus and cool

Anda tidak perlu menatap sinis wajahnya saat melakukan meeting di kantor, atau anda tidak perlu mencibir sambil mengeluarkan kata-kata umpatan saat melihat dirinya berbicara dengan bos. Tapi yang anda perlu lakukan adalah tetap tenang. Ciptakan suasana nyaman pada diri anda ketika anda sedang berada di lingkungan yang terdapat seorang penjilat. Banyak cara yang bisa dilakukan sebenarnya, mengerjakan laporan, membaca, atau melakukan obrolan ringan bersama teman yang berada di samping anda.

2. Buang fikiran untuk menemukan waktu yang tepat menjelekkan dirinya

Entah berapa kali saya berada di posisi terpojok karena seorang penjilat ketika saya masih bekerja. Bahkan, entah berapa kali juga saya dijelek-jelekkan dengan cara yang tidak sportif, mungkin ada hal lainnya yang tidak kita ketahui. Walaupun seperti itu, anda jangan pernah berpikiran untuk menanti waktu yang tepat untuk melakukan snoke padanya. Karena menurut saya, itu hanya akan membuang sia-sia energi anda. Biarkan saja semua mengalir apa adanya tanpa harus memberikan perlakuan yang sama padanya.

Bila hal buruk terjadi, sebaiknya klarifikasikan semuanya dengan apa adanya pada atasan. Karena bisa saja hal buruk terjadi, misalnya seperti anda di tuduh melakukan sesuatu, digosipkan mengenai hal yang negatif, dsb. Ya, terkadang si muka dua memang memiliki cara yang picik, dan itu tergantung dari level muka dua yang diidapnya. Hehe, itu bahasa saya lho ya. Tapi apapun makanannya, minumannya tetap air putih. Ketika anda harus berhadapan dengan bos, berilah jawaban apa adanya, yakinkan bahwa anda tidak seperti yang dikatakan oleh si muka dia.

3. Perlihatkan bahwa anda adalah seorang yang berjiwa besar

Terkadang, memang sulit untuk menjadi seorang yang berjiwa besar. Apalagi dalam kondisi yang seperti ini. Tapi saya telah membuktikannya beberapa kali, dan hasilnya di luar dugaan ternyata. Dengan berjiwa besar, anda merasa tidak ada masalah dengannya, ngobrol seperti biasa, atau tetap bertegur sapa. Percaya atau tidak, perlakuan ini bisa menjadi sebuah boomerang baginya. Jangan kaget bila tiba-tiba justru dia yang akan membantu anda, padahal anda tahu bahwa dirinya adalah sang muka dua.

Bukan hal yang mustahil bagi Allah untuk membolak-balikkan perasaan seseorang, dan hal ini bisa saja terjadi. Jadi cobalah untuk berjiwa besar padanya. Kalaupun anda benci padanya, jangan benci dirinya, tapi bencilah pada sifatnya. Maka dari itu, tidak ada alasan untuk cuek, pasif, apalagi sampai memutuskan tali silaturahmi.

4. Yakin bahwa anda lebih baik dari dirinya

Bukan maksud mengajarkan diri untuk menjadi sombong, namun dalam hal ini adalah memberikan sebuah gambaran secara nyata kepada diri anda sendiri bahwa anda telah menjadi diri sendiri. Karena ketika seseorang telah menutupi kebohongan, maka sebenarnya akan banyak kebohongan yang tercipta dan harus ditutup-tutupi. Karena, biasanya orang yang carmuk memiliki banyak kekurangan atau kesalahan yang sebenarnya sedang ditutupinya.

Dan itu artinya, sepintar-pintarnya tarzan bergelantungan pada akar pohon untuk melompat dari pohon satu ke pohon lainnya, adakalanya dia akan terjatuh. Yakinlah bahwa anda berada di posisi yang benar, dan tidak perlu mencoba untuk melakukan hal yang aneh-aneh padanya.

Baca juga : Tips menghadapi teman yang egois

Itulah 4 tips mudah dan singkat cara menghadapi orang yang suka cari muka versi saya. Sebagai penutup, kesimpulannya bekerjalah dengan semaksimal mungkin dan ikhlas. Karena percayalah bahwa apapun hal-hal kecil yang bersifat positif yang anda lakukan akan terlihat oleh orang-orang di lingkungan anda, termasuk atasan anda. Semoga bermanfaat.

About Andy Febrian 532 Articles

Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*