Sebuah analogi kecil

Eva telah bekerja selama 4 tahun menjadi seorang pegawai pada salah satu perusahaan swasta yang serta penghasilan bisa dikatakan lebih dari cukup untuk mendukung kehidupannya setiap bulan. Kalau dilihat secara nyata Eva memang terlihat seorang yang rajin, ulet, tidak mengenal lelah, dan memiliki sifat ‘Gila Kerja’. Tapi terkadang Eva sering merasakan kebosanan dan kelelahan yang luar biasa, terutama ketika dia harus menyelesaikan deadline dari atasannya. Ketika Eva teringat tentang semua rutinitasnya itu, terbesit sebuah keinginan, yaitu sedikit kebebasan waktu untuk dapat lepas dari tingkat stress kebosanan yang dialami karena rutinitasnya itu.

Sedangkan Ijah, juga adalah seorang wiraswasta yang memiliki usaha kecil membuat pakaian wanita di rumahnya, dan dengan usaha pakaian wanita yang dirintisnya itu Ijah dapat membantu mengatasi masalah finansialnya meskipun terkadang pendapatannya tidak stabil, kadang-kadang sepi, kadang-kadang rame. Tapi Ijah juga seorang wanita yang memiliki sifat pekerja keras, sampai-sampai usaha yang dirintisnya sejak 4 tahun lalu telah mengalami perkembangan sehingga Ijah tidak harus selalu bekerja keras seperti dulu. Ijah yang sekarang telah memiliki beberapa orang pegawai yang menggantikan posisinya dulu, selain itu Ijah telah memiliki kebebasan waktu yang jauh berbeda dibandingkan dengan Eva. Dan ketika Ijah teringat tentang kebebasan waktu yang dimilikinya, yang diinginkannya hanya satu, yaitu ingin memulai sebuah bisnis baru sebagai alteratif pendulang uang untuknya.

>Tulisan diatas hanyalah sebuah analogi kecil yang mungkin menjadi fenomena saat ini. Meskipun mungkin anda memiliki trik mengatisipasi stress menghadapi pekerjaan, atau trik sukses membangun portofolio, semuanya membutuhkan kerja keras 😉


About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*