Pro dan kontra Polisi Gorontalo menggila

Sejak video polisi Gorontalo menggila diperbincangkan di media, Brigadir Polisi Satu (Briptu) Norman Kamaru namanya menjadi sosok yang penuh dengan pro dan kontra. Action-nya di depan kamera handphone yang dimilikinya bagaikan pisau bermata dua. Norman membuat lipsync dengan lagu india yang berjudul chaiya-chaiya disertai dengan tarian kecil India ala Shahrukh Khan, terlihat seakan serasi dengan irama dan musiknya.

Entah apa maksudnya Norman membuat lipsync tersebut, bisa jadi untuk sekedar menghibur temannya, bisa juga karena ketika itu dia lagi boring dan ingin merehat fikirannya sejenak dengan melakukan aksi nyanyian dengan tarian India. Ya walaupun sebelum memulai aksinya Norman merokok, kemudian juga memperlihatkan tindik di lidahnya, tapi saya tetap positif thinking. Toh dia manusia, yang pastinya memiliki karakter sendiri

Polisi Gorontalo menggilaTernyata, Norman mendapatkan peringatan karena tindakannya tersebut melenceng dari harapan masyarakat terhadap kewibawaan Polri. Karena Norman melakukan tindakan itu mengenakan pakaian dinas. Secara etika memang seorang anggota kepolisian ketika menggunakan seragam dan sedang melakukan tugas, tindakan seperti Norman tersebut tidak etis.

Tapi nih.., di balik kontra dari tindakan Norman, justru lebih banyak orang-orang yang bersimpatik, senang, dan merasa terhibur dengan gaya Norman dalam video Polisi Gorontalo menggila yang kabarnya video tersebut dengan durasi 6 menit 20 detik dan baru di unggah di Youtube tanggal 2 April 2011. Bahkan ketika saya browsing-browsing tentang informasi yang mengulas tentang hal ini, sebagian besar komentar yang berisi justru mengucapkan terima kasih dan mendukung Norman karena telah memberikan hiburan dengan aksinya yang kocak itu.

Setiap pekerjaan memang memiliki kode etiknya, namun ketika benang merah antara kode etik dan kesalahan tidak lagi kelihatan, jadi bingung kan. Sederhananya, kalau salah jangan dibenarkan, dan kalau benar ya jangan disalahkan. Kita kembalikan ke sudut pandang masing-masing. Yang jelas, banyak orang menganggap bahwa Norman telah memberikan sedikit hiburan kepada masyarat.

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Share and Enjoy

About Andy Febrian 531 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*