Pacar Vs Pasangan Hidup

Punya pacar atau pasangan yang cakep pasti sudah menjadi idaman semua orang. Ketika anda sedang berjalan berdua bersama si dia, semua mata terpana oleh kharisma pesona yang anda pancarkan. Siapapun mungkin mau seperti itu, tapi effeknya terkadang bener-bener menguji kesabaran anda, dan jangan heran jika anda (pria khususnya) terkadang seperti menjadi seorang bodyguard yang harus sedikit membusungkan dada anda ketika berjalan bersamanya ditengah keramaian, hitung-hitung untuk mengantisipasi biar pasangan anda tidak diganggu orang karena takut sama tampang anda…

Ini terinspirasi karena kejadian yang saya alami di toko buku kemaren. Nyoba ngeledekin cewek biar bisa kenalan, ternyata saya nggak tahu bahwa ternyata dia sama cowoknya karena jarak cowoknya jauh dari posisi cewek itu, trus tuh cowok melototin saya dengan gaya sinis bercampur PDOD (Percaya Diri Over Dosis). Kemudian masih ada beberapa kejadian lainnya. Semua itu membuat saya bingung untuk menemukan perbedaan antara pacar dan pasangan hidup, atau mungkin anda merasa seperti itu juga. Dalam berpacaran bagaimanapun tentu harus menjaganya, namun di sisi lain, pembuktian dalam ‘menjaga’ seakan membuat kita telah menjadi pasangan hidupnya. Berbeda halnya ketika memang sudah menikah, justru memang sebuah keharusan dan tanggung jawab anda.

Kejadian lainnya, pernahkan anda hanya sekedar ‘main mata’ dengan orang yang pacaran dan kebetulan melintas di depan anda?! Atau bahkan anda mengganggunya dengan perkataan yang mencoba membuat si cewek tersebut ke Ge-Er-an, “Cewek…, sama abang aja yup. Abang punya sepeda lho, kan kita bisa jalan bareng pake sepeda…!”. Jika anda berada pada posisi sang cowok, anda pasti memiliki sedikit perasaan gerah kesal karena pasangan anda telah diganggu, atau anda justru bangga karena pasangan anda telah diganggu, itu tergantung dari reaksi pribadi anda masing-masing. Tapi itulah sebuah contoh kecil serta efek yang mungkin akan anda alami. Ketika anda memutuskan untuk berpacaran, mau tidak anda akan bersikap seperti itu, memberinya perhatian, kasih sayang, menjaganya, atau bahkan… eng ing eng…, anda menyelesaikan semua tugasnya layaknya posisi anda sebagai seorang pasangan hidup.

Ini merupakan Fenomena yang menarik. Antara Pacar & Pasangan Hidup. Meskipun perbedaan yang secara umumnya sudah jelas, namun terkadang kondisi sekarang ini menjadikan keduanya membuat tidak jelas. Atau anda mungkin punya persepsi lain?


About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*