Nggak suka di BC? Delcont aja

Di tengah gerimis malam minggu ini, saya memberikan waktu sejenak untuk rehat sambil meregangkan otot-otot yang berasa kaku karena nggak sadar cukup lama juga tidur siang hari ini. Sesekali, di hadapan saya lewat dua sejoli yang berboncengan menggunakan motor dengan mesranya. Kemudian aja juga dua sejoli yang berboncengan sambil berbicara teriak-teriak, kaya’nya lagi berantem kali ya. Malahan, ada juga yang duduknya kaya mak kepot, alias merapat banget. Laju kecepatan motornya kira-kira 20km/jam, tapi pegangannya sampe kaya lari 120km/jam aja itu motor. Dan yang uniknya, ada dua sejoli yang berboncengan ala atraksi di sirkus. Hebat kan?!? Saking hebatnya itu cowok tangannya satu megang kendali gas, dan yang satu lagi entah kemana pergi-nya. Mungkin ke belakang, mungkin ke samping, atau mungkin.. Ah, biarlah. Namanya juga anak muda.

Betapa beruntungnya saya malam ini meskipun rintik hujan menemani. Tapi baru sadar saya setelah rokok yang saya petik sudah mulai habis. Saya baru sadar bahwa beberapa menit ke belakang saya telah memperhatikan hal-hal yang memang nggak penting buat saya perhatikan. Ya itu dia seperti yang saya katakana di atas. Merhatiin pasangan-pasangan yang lagi malem mingguan di sebuah warung pinggir jalan dekat tempat tinggal saya.

Baru melangkahkan kaki ini untuk pulang, BelekBeri saya berbunyi. Hhmm, saya fikir ada orang yang mau tanya-tanya atau mungkin mau order kaos. Ternyata isinya BBM-nya hanyalah sebuah broadcast message atau yang biasa di sebut BC.

“Yang ngerasa nggak kenal, atau nggak suka di BC, delcont aja! Thanks”

Wuidih, spontan saya jadi geli campur kesal, gimana rasanya tuh? Yang bikin geli ya karena isi pesannya itu. Trus yang bikin kesal karena maksud dari pesannya, padahal saya nggak pernah invite dia, kok malah dia yang bilang gitu. Selain itu saya pun nggak pernah yang namanya nge-BC ke seluruh contact saya kalau rasanya bukan urgent, itu pun ke kategori kontak tertentu bukannya ke semua orang yang ada di kontak saya. Finally, saya menghentikan langkah kaki saya sejenak, dan menekan menu delete. Selesai. Saya pun kembali melangkahkan kaki kembali menuju ke rumah.

Aneh dan nggak penting kesannya. Tapi itulah salah satu hal yang paling sering dirasakan oleh pengguna BlackBerry Messenger, yaitu BC. Yang jualan lah,  yang promote PIN teman, yang sekedar usil atau kena bajak. Dan bagi anda yang nggak suka dapat BC, gampang kok caranya. Tinggal delcont alias delete contact, selesai 🙂

About Andy Febrian 532 Articles

Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. 5 Tipe pengguna BBM yang menyebalkan | andifebrian.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*