Mengenang 1 tahun gempa Sumbar

Gempa Sumbar, salah satu tragedi fenomena alam yang takkan terlupakan. Bukan hanya bagi saya pribadi, tetapi mungkin bagi anda yang berada di Sumbar ataupun luar Sumbar pasti masih teringat dengan tragedi ini. Gempa dahsyat yang terjadi karena kehendakNya itu masih banyak meninggalkan bekas hingga saat ini. Peringatan setahun gempa Sumbar, tepat 1 tahun hari ini sejak 30 September 2009, namun suasana peninggalan bekas-bekas reruntuhan masih ada, begitupun dengan kesedihan. Karena tidak sedikit jumlah korban gempa Sumbar yang terjadi setahun lalu.

Sebenarnya saya ingin menutup masa / kenangan mengerikan ini, tapi terus terang, semuanya masih tersimpan utuh dalam memori saya. Sebelum terjadinya gempa, ketika terjadi gempa, saat melarikan diri karena takut tsunami datang (maklum rumah dekat pantai), saat kelaparan, haus, kedinginan, hingga saat-saat kedua mata saya melihat proses evakuasi korban gempa. Semua itu bukan terjadi pada diri saya sendiri, tetapi saya meyakini itu semua dirasakan oleh warga Kota Padang, Pariaman, dan sekitarnya, bahkan anda pun merasakannya meskipun hanya menyaksikan bagaimana keadaan kami meskipun hanya dari layar kaca, radio, koran, atau media lainnya.

Peringatan 1 tahun gempa Sumbar akan dilaksanakan di Taman Melati, Kota Padang. Bahkan berdasarkan informasi yang saya terima, walikota Padang menganjurkan seluruh musholla dan masjid di Kota Padang, Pariaman dan sekitarnya untuk menghidupkan sirine tepat pukul 17.15 selama 5 menit untuk mengheningkan cipta. Kemudian kepada warga dihimbau untuk menggunakan pakaian serba putih, atau baju putih dan celana berwarna gelap jika tidak memungkinkan.

Mmm.., semua itu tidak terasa setahun berlalu. Tapi semua kenangan itu tidak akan pernah terlupakan bagi saya. Seperti yang pernah saya tulis tentang pengalaman gempa Sumbar, semakin saya melupakannya, semakin melekat kejadian dan keadaan saat gempa ketika itu.

Saya bersyukur karena tempat kost saya tidak mengalami kerusakan yang cukup parah, begitupun dengan keluarga kecil saya yang berada di Pariaman, tapi kerugian mental yang saya derita sangat sulit dikembalikan seperti semula. ‘Over parno’ terhadap guncangan/goyangan selalu menghantui, bahkan terkadang dengar suara gemuruh karena mobil lewat aja saya kira gempa. Tapi Alhamdulillah trauma itu hingga kini mulai berkurang. Saya mengembalikan & pasrahkan padaNya, karena semua ini adalah kehendakNya. Ketika Dia berkata “Qun fayaqun!”, maka terjadilah! Maka dari itu, semoga kita bisa saling mengintrospeksi diri agar kita semua selalu terhindar dari bencana ataupun malapetaka, dan semoga kita selalu berada dalam lindunganNya. Amin..

Mengambil hikmah dari setiap kejadian, dan menjadikannya sebuah pelajaran berharga untuk sebuah pedoman. Be wise to be better.., coz God is Great of Everything.

By the way, ternyata beberapa foto pasca gempa Sumbar setahun yang lalu masih tersimpan utuh di salah satu flask disk saya. Bagi anda yang pengen tahu, atau sekedar untuk koleksi, anda bisa download foto gempa Sumbar 30 September 2009 lalu yang sempat saya abadikan dari  kamera hp saya.

– Foto kamar saya beberapa detik setelah gempa. Meskipun nggak sampe runtuh, tapi CPU komputer jadul saya rusak karena jatuh. Kasian juga dia, soalnya meskipun jadul tapi banyak banget tuh jasanya bagi saya 🙁

>> Download here <<

– Lembaga Indonesia Amerika (LIA) beberapa hari pasca gempa. Orang-orang lagi pada evakuasi bangunan sambil cari-cari korban gempa yang belum ketemu.

>> Download here <<

– Pantai padang pasca gempa. Pantai Padang di jalan Purus, saya ambil fotonya beberapa hari setelah gempa waktu jalan sama teman sambil lihat-lihat situasi di Pantai Padang. Ternyata kondisi jalan di bagian sini cukup parah. (ada 5 foto)

>> Download here <<

>> Download here II <<

>> Download here III <<

>> Download here IV <<

>> Download here V <<

– Plaza Andalas beberapa hari pasca gempa. Waktu gempa, Plaza Andalas mengalami kebakaran dan kerusakan di sisi depan bangunannya. Meskipun kaya’nya parah banget, tapi sekarang Plaza Andalas udah buka lagi lho. 🙂 (ada 2 foto)

>> Download here <<

>> Download here II <<

– PT.Capella pasca gempa. PT.Capella merupakan show room Daihatsu dan berlokasi di Tunggul Hitam ini ngeri juga lho rusaknya, bangunannya ambles.

>> Download here

NB = Meskipun hanya sedikit, semoga bermanfaat. Beberapa foto gempa Sumbar di atas saya ambil memang beberapa hari setelah gempa. Maklum, hp saya low batt & listrik di tempat saya mengalami mati beberapa hari, jadi makanya baru bisa foto-foto beberapa hari kemudian.

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*