Mengenal ‘Nomophobia’

Ketika itu saya baru saja tertidur pulas, tiba-tiba hp saya berdering. Saya sangat yakin bahwa telfon itu adalah dari pacar saya. Dengan perasaan yang sudah setengah tertidur, lalu dengan perasaan percaya diri langsung saya ambil hp saya yang setiap harinya saya letakkan persis di sebelah kuping saya (maklum, kalo tidur keseringan kaya’ orang mati. Susah dibangunin) dan langsung bilang, “Ya sayang…”. kemudian suara yang sedikit serak justru terdengar di telinga saya, “Pala mu peang, sayang sayang..!! Ini Papa!!”. Saya pun secara spontan langsung bangun dengan perasaan kaget setengah mati, karena yang menelfon adalah bapak saya yang mau kasih tau sesuatu hal yang penting waktu itu

Pengalaman saya tersebut mungkin pernah anda alami. Karena tuntutan pekerjaan, kesibukan, atau mungkin karena takut doi nelfon sehingga anda merasa ketakutan untuk jauh dari perangkat komunikasi nirkabel (handphone/smartphone). Sebelum mengenal Nomophobia, yang jelas bukan nama makanan, rerumputan, pepohonan, apalagi nama hewan. Tapi mungkin anda bisa sedikit nalar dari contoh kasus saya sendiri di atas. Untuk lebih detailnya,

Apa itu Nomophobia??

Nomophobia adalah perasaan ketakutan (phobia) yang tiba-tiba muncul ketika anda tidak bisa mengakses kontak yang terdapat di telepon seluler. Baik itu karena daya baterai habis, tidak ada sinyal, atau kehilangan ponsel. Nomophobia, no-mobile-phone-phobia. Sederhananya adalah rasa takut kehilangan telepon genggam.

Aneh tapi nyata! Itulah faktanya yang mungkin sebagian besar dialami oleh orang-orang yang memiliki ponsel. Ketergantungan terhadap teknologi seakan menjadikan teknologi menjadi dewa, atau bahkan nafas bagi orang yang telah memilikinya. Sekalipun ada faktor lainnya yang menuntut seseorang harus seperti itu, tetapi jika tidak disikapi secara bijaksana, akhirnya dapat membunuh karakter dan mental secara perlahan.

Untuk mengetahui apakah anda termasuk ke dalam kategori yang Nomophobic, berikut ciri-ciri seseorang yang Nomophobia yang saya kutip dari kompas. So, nggak ada salahnya kita kenali tanda-tanda Nomophobic :

– Mimpi kehilangan ponsel.
Apakah anda sering mendapat mimpi buruk kehilangan ponsel anda lalu terbangun dengan rasa panik untuk memastikan bahwa ponsel anda masih ada?

– Tidur dengan ponsel.
Ada orang yang tidak bisa tidur tanpa meletakkan ponselnya di bawah atau di sebelah bantal.

– Terserang rasa panik bila tidak menemukan ponsel.
Jika anda menaruh ponsel di tempat tidur dan tidak bisa menemukannya lagi. Ketika anda sadar bahwa ponsel anda telah hilang, apakah anda bereringat dingin dan merasa tidak dapat berbuat apa-apa? Sedikit panik adalah normal, tapi jika serangan paniknya berlebihan, waspadalah.

– Membawa ponsel ke kamar toilet.
Mungkin anda merasa takut mendapatkan panggilan penting yang harus segera anda jawab. Tapi jika tidak benar-benar penting, sebenarnya bisa saja anda bersikap tidak membawa ponsel anda ke dalam toilet kan? Namun jika anda bersikap seperti itu, kebiasaan tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam Nomophobic.

– Memiliki dua ponsel, atau lebih.
Sebagian orang memiliki dua ponsel untuk berjaga-jaga jika dirinya tidak dapat dihubungi dari ponsel yang satu lagi. Istilahnya, ponsel lainnya digunakan sebagai cadangan. It’s ok, namun jika terlalu khawatir sehingga harus menyimpan satu cadangan, itu adalah hal yang berlebihan.

– Mood berubah jelek ketika baterai ponsel menipis.
Banyak orang yang merasa cemas ketika mendapatkan baterai ponselnya hampir habis. Mereka merasa depresi dan kesal karena panik ponselnya akan kehabisan baterai.

– Flight Mode.
Apakah anda termasuk seseorang yang segera menyalakan ponsel anda ketika pesawat yang anda naiki mendarat? Ini menunjukkan bahwa anda tidak senang jika tidak terhubung dengan ponsel.

Jika jawaban anda menunjukkan empat dari tujuh tanda di atas, bisa jadi anda menderita Nomophobia. Solusinya adalah dengan melakukan terapi agar anda dapat mengatasi rasa ketergantungan terhadap handphone. Karena bagaimanapun itu segala ketakutan yang berlebihan itu tidak baik.

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*