Memilih Web Hosting itu kaya cari Pacar

Pilih Web hosting sama kaya milih pacarBagi anda yang ingin memilih Web Hosting, saya yakin anda awalnya akan merasa kesulitan, kebingungan, dan pastinya akan mencari rekomendasi untuk menemukan hosting terbaik yang akan anda pilih. Web Hosting adalah jasa berupa pelayanan yang menyediakan server untuk disewakan bagi organisasi serta individu untuk menampilkan informasi ataupun produknya di Internet. Dan gabungan server-server tersebut terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi. Nah, itulah kira-kira pengertian Web Hosting.

Sejak awal saya ngeblog menggunakan hosting sampai sekarang, saya sudah beberapa kali gonta ganti hosting. Pertama kali bikin blog menggunakan hosting sendiri adalah blog ini yang saya kasih tagline ngoceh on the blog ini. Soalnya dari pertama kali bikin sampai sekarang memang hanya bertujuan bikin blog ini hanya bersifat tempat sharing mengenai apa-apa yang saya ketahui. Dan hari demi hari yang saya jalani selama ngeblog, kenyataannya mencari hosting itu memang seperti milih pacar.

Kenapa pilih Web Hosting itu kaya seperti cari Pacar? Ini ilustrasinya menurut saya :

1. Setia dan pengertian

Ya, dalam kondisi apapun saya ingin blog saya selalu uptime. Baik dalam keadaan suka, misalnya ketika saya lagi senang. Apalagi dalam keadaan duka, seperti saya lagi sedih. Intinya adalah otomatis dengan sifat setia dan pengertian, yang harus menunjukkan dengan selalu uptime. Minimal 99,9 persen lah.

2. Nggak rewel

Punya pacar rewel, bawel, cerewet, apalagi seringkali nyinyir memberikan peringatan nggak enak banget kan? Begitupun halnya Hosting. Dari tahun 2008 dan alhamdulillah sampai sekarang masih konsisten ngeblog. Tapi, masih aja jadi blogger kere. Dan karena itu, shared hosting adalah paket yang masih jadi idola alias yang bersahabat dengan budget saya. So, kalo hosting yang digunakan sering rewel, bawel, cerewet apalagi sering mengirimkan surat cinta bahwa, “Silahkan non aktifkan salah satu plugin yang anda gunakan karena menyebabkan load server tinggi..”, atau “Akan terjadi maintenance pada server xxxxxx, maka dari itu mohon maaf sekiranya pengguna server xxxxxx akan mengalami downtime hingga proses maintenance selesai..”. Well, kamu kok gitu banget sih sayang..? Kalo gitu maaf, kita putus aja ya! And finally, saya pun pindah hosting buat cari pacar alias Web Hosting baru.

3. Cepat tanggap

“Sayang, kamu dimana? Aku lagi sakit nih, punggung aku diserudug kebo ngamuk tadi! Kamu kesini donk sayang..”. Wokwokwoww.. Diserudug kebo, ada-ada aja. Tapi ini saya maksudkan sebagai perumpamaan. Yup, ketika saya membutuhkan bantuan customer service pihak web hosting anda, pastinya anda menginginkan yang mudah di hubungi secara langsung dan fast respon alias cepat tanggap kan? Saya yakin bukan saya sendiri saja, tetapi begitupun dengan anda. Ketika anda mengalami gangguan pada website anda, misalnya down, error, atau terdapat hal-hal yang membutuhkan penanganan secara teknis, kepada siapa lagi anda harus mengadu selain pada pihak web hosting. Apakah harus bertanya atau meminta bantuan pada rumput yang bergoyang? Nggak mungkin kan..

4. Perhatian

Perhatian doi nggak pernah luput buat kita. Apa kabarnya? Sudah makan belum? Lagi apa sekarang? Meskipun rasanya pihak Web Hosting nggak akan bisa sesempurna seperti itu, minimal bisa memberikan perhatiannya lah buat customernya. “Kami ingin menginformasikan bahwa seperti telah terjadi sesuatu yang tidak wajar terhadap website anda, jika anda membutuhkan bantuan atau pertanyaan, silahkan hubungi kami”. Well, meskipun mungkin jarang terjadi, tetapi sedikit perhatian tersebut besar artinya buat saya.

5. Friendly

Bersahabat. Punya doi yang bersahabat pasti menyenangkan. Karena ketika saya harus memperkenalkan doi dengan teman-teman saya, ya harus bersifat welcome. Oleh karena itu, friendly, bersahabat, atau bersifat tidak kaku menurut saya pengaruh banget. Customer service mudah dihubungi dan nggak kaku sehingga saya tidak seperti robot yang harus menjawab pertanyaan-pertanyaan dari autobot yang selalu sama. OMG, I’m not robot, but I’m is human dear..”.

6. Nggak Matre

Punya pacar matre nggak banget lah ya. Doi suka sama kita ternyata cuma buat melorotin kita doank. Dia kagak tahu kali ya kalo sebenernya kita yang mau melorotin dia. Wkwkwk, just kidding. Nggak lah. Tapi itulah dia faktanya. Saya cari pacar pastinya yang nggak matre karena keterbatasan saya dalam hal financial, dan doi dengan syarat-syarat saya lainnya harus memenuhi kualifikasi ini. Begitupun Web Hosting. Dengan biaya murah, kapasitas disk besar, bandwith gede, pelayanannya ok, performa speed akses & realtime-nya maknyoss, pasti akan saya pilih sebagai pacar. Yahhh, maklum sayang, doi-mu ini masih kere. Maka dari itu, “Aku minta kamu jangan matre donk, biar suatu saat nanti kalo semua blog aku sudah punya traffic bejibun, kan kita bisa lanjut ke pelaminan untuk menjadi temanku sehidup semati”

Nah itulah dia alasannya menurut saya kenapa milih web hosting seperti milih pacar. Dan meskipun telah putus, saya tidak pernah lupa dengan mantan pacar saya, karena tanpa doi saya nggak akan bisa banyak mengerti tentang dunia percintaan alias dinamisnya dunia blogging ini, termasuk dalam hal cara memilih hosting untuk website / blog  🙂

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

3 Comments on Memilih Web Hosting itu kaya cari Pacar

  1. bisa aja.
    emang pake plugin apa sampe disuruh nonaktifkan mas ? saya juga pake shared hosting tapi blom pernah ada masalah

    @Linda : Semoga jangan sampe ada masalah deh Mbak. Repott… 🙂

  2. klo mas andy ini pke hosting apa klo boleh tau
    slm knl za ya

    @Arul : Pake Dracoola Mas.
    Salam kenal juga, terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*