Mau melamar si dia? Jangan lupa ambil hati orang-orang ini

Ketika anda sudah menjalin dan menjalani suatu hubungan yang serius oleh seseorang, akan ada masanya anda akan mengakhiri hubungan tersebut ke jenjang selanjutnya. That’s right! Yaitu melangkah ke pelaminan, atau lebih umum di kenal dengan menikah. Siapa sih yang nggak ingin menikah? Karena saya yakin semua orang jika telah memiliki kematangan baik secara mental ataupun materi, pasti ingin menikah. Dan selain itu karena memang pada dasarnya manusia diciptakan untuk berpasang-pasangan.

Tapi kali ini saya bukan ingin membicarakan tentang manfaat menikah, enaknya setelah menikah, atau bagaimana caranya agar bisa melangsungkan pernikahan dengan sukses. Tetapi postingan ini lebih tertuju pada sebuah tips atau hal yang lebih dasar sebelum memutuskan untuk melamar dan kemudian menikah.

Itulah sedikit gambarannya, semoga bisa di mengerti. Dan sekarang, biar maksud tulisan saya ini tidak mengambang, berikut orang-orang yang harus anda dekati terlebih dahulu sebelum anda memutuskan untuk melamar si dia.

1. Kepala keluarga

Dalam sebuah keluarga, kepala keluarga akan di pimpin oleh seorang laki-laki. Dan dalam hal ini pastinya adalah Bapaknya si doi. Kenapa? Karena mengingat posisinya sebagai kepala keluarga pastinya akan sangat berpengaruh dalam kelanjutan rencana anda untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

2. Ibu si doi

Dalam sebuah keluarga, biasanya sifat atau karakteristik dari seorang ibu adalah menjadi seorang yang bersifat netral, dan juga sebagai sosok yang akan memberikan penilaian berdasarkan perasaan. Ya secara sederhananya seorang Ibu biasanya cenderung akan memberikan pilihan itu sendiri kepada anaknya.

3. Kakak / Adik si doi

Kakak atau adik meskipun statusnya tidak sekuat Bapak atau Ibu si doi, tapi anda jangan pernah lupa untuk berusaha mendapatkan simpatik mereka. Sekalipun keputusan akan tetap kuat berada di tangan si doi, jangan kaget jika ternyata nantinya rencana anda hidup berdua bersama si doi bisa terputus di tengah jalan. Karena posisi Kakak / Adik biasanya adalah sebagai influencer atau pemberi pengaruh yang sangat kuat bagi anda apakah dapat terus berlanjut, atau justru harus terhenti di tengah jalan karena anda harus menjadi si dia menjadi mantan pacar hanya karena Kakak / Adiknya tidak senang atau menyukai anda.

Itulah dia orang-orang yang harus anda ambil hatinya sebelum anda berkeputusan untuk melangkah ke jenjang pernikahan sama si doi. Bagaimanapun caranya, anda harus bisa meraih simpatik mereka.

Sebelum postingan ini saya tutup, mungkin anda semua sudah mengetahui hal ini. tapi, saya yakin (mungkin) ada yang belum sepenuhnya dijalani, atau mungkin belum terjalin oleh mereka. Bapak, Ibu, Kakak / Adik adalah sebuah keluarga, atau lebih tepatnya dalam hal ini adalah keluarga si doi yang akan menjadi pasangan hidup anda. Maka dari itu jangan pernah untuk belajar mengetahui, mengenal, dan juga menyayangi keluarga, bahkan secara keseluruhannya. Karena jika anda berhasil melakukan tiga hal tersebut, mereka telah mengenal baik secara kepribadian ataupun sedikit kebiasaan anda, percayalah anda bisa melangsungkan rencana anda selanjutnya.

Pernikahan akan menjadi sebuah kekerabatan yang sangat erat. Karena mau tidak mau anda harus dapat beradaptasi dengan kebiasaan, baik secara sikap ataupun perilaku. Karena dua kebudayaan, tradisi, atau cara pandang yang berbeda, anda harus bisa memasuki hal tersebut secara keseluruhan. Intinya, keluarga anda dan keluarga si dia pastinya memiliki banyak sekali hal-hal yang harus anda ketahui. Dan semuanya, membutuhkan sebuah proses.

Baca juga : Cara memperkenalkan pacar ke ortu

About Andy Febrian 532 Articles

Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*