Masih ingat sama guru masa sekolah dulu?

Selamat Hari Guru NasionalHari ini (25/11/2013) yang bersamaan dengan Hari Guru Nasional saya ingin memberikan sedikit kilas balik mengenai si Pahlawan tanpa tanda jasa ini. Guru yang membuat kita semuanya menjadi tahu. Berawal dari angka, huruf, objek, hingga pengetahuan dan wawasan yang menjadikan semuanya mengendap dalam memori. Dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan puncaknya pada Sekolah Menengah Atas. Semua ilmu yang diberikan akan selalu mengalir kebaikannya selagi itu bermanfaat.

Terus terang baru nyadar kalo hari ini adalah Hari Guru Nasional. Mungkin nggak sebegitu berarti daripada Hari Ibu, Hari Kartini, apalagi mungkin kalau dibandingkan dengan Hari Valentine. Tapi pernahkah anda mencoba sedikit berempati bagaimana rasanya menjadi seorang guru? Atau kalau rasanya sadar diri, pernahkah anda mengingat betapa berjasanya para guru yang telah mentransfer ilmunya pada anda?

Ya, menyandang profesi sebagai seorang guru rasanya sangat berat. Selain menjadi pengajar, guru juga menjadi orang tua kedua terutama di lingkungan sekolah. Belum lagi memikirkan hal-hal lainnya di tengah kenakalan para muridnya. Tapi itulah kelebihan seorang Guru yang telah ditambahkan kekuatan dariNya untuk mengemban tanggung jawabnya.

Saya nggak mau bicara lebih banyak mengenai hal ini diantara kasus-kasus yang membuat citra Guru tercoreng. Seperti perlakuan kasar terhadap muridnya, pelecehan seksual, menggunakan narkoba, bandar narkoba, masih banyak contoh kasus negatif lainnya yang mencoreng image Guru. Silahkan anda search sendiri, banyak sekali bisa kita temukan kasus-kasus tersebut. Dan itulah sebagai sedikit gambaran bahwa mengemban tanggung jawab menjadi seorang Guru itu berat. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Itulah peribahasanya.

Mengemban ilmu pertama kali di TK Mekar Indah, ke SD Angkasa I Halim, ke SMPN 272 Jakarta Timur, pindah ke SMPN 7 Padang, dilanjutkan ke SMU PGRI I Padang, trus pindah lagi ke SMU Pembangunan Padang. It’s my Journey. Banyak kan?! Saya sendiri aja bingung.

Berpindah dari satu sekolah ke sekolah lainnya menjadikan saya mengerti bahwa saat ini tidak terlepas dari jasa-jasa para Guru disana. Tidak semuanya bisa saya ingat namanya memang, tapi muka dan karakter dari masing-masing guru yang pernah mengajar masih tersimpan jelas.

Selamat Hari Guru Nasional

Mendidik bukanlah sebuah profesi yang mudah. Dengan sepenuh hati, kesabaran, kegigihan, dan kasih sayang yang ikhlas, seorang Guru wajib di katakan sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

Bagaimana dengan anda? Pernahkah mengingat namanya? Parasnya? Karakternya? Atau, bagaimana keadaannya sekarang?

Bagi yang masih diberikan umur panjang, semoga mereka masih diberikan kesehatan dan perlindungan dariNya. Jika sudah tiada, semoga amal ibadahnya menjadikan beliau ditempatkan di sisi terindahNya. Amin.

Picture source : kemdikbud

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*