Kenapa dia takut untuk menyatakan perasaannya?

shootMenyatakan perasaan kepada seseorang bisa menjadi suatu hal yang mudah, “Tinggal ajak dia jalan, trus tembak deh”. Tapi ada sebagian orang untuk menyatakan perasaannya justru menjadi sebuah hal yang sulit untuk dilakukan. Meskipun sudah merencanakan atau mempersiapkan kata-kata serta sikap yang harus dilakukan, tapi ternyata semua rencana tersebut seolah hilang tak berbekas. Kenyataannya malah sebaliknya, grogi, malu, takut, sehingga justru terlihat tidak menjadi seperti dirinya sendiri.

Mungkin kamu pernah mengalami hal seperti itu. Dimana kamu merasa takut hanya untuk mengatakan “Saya suka sama kamu”, yang ada keadaannya malah berbalik menjadi tidak seperti yang diharapkan karena mulut kamu seperti terkunci. Itu adalah hal yang biasa.., tapi kalau keseringan bisa jadi luar biasa, alias membosankan atau keterlaluan (bagi si doi yang sudah menunggu kamu).

Tapi bagaimana jika kamu sedang dalam kondisi ‘menunggu’, dimana kamu memang benar-benar lagi nungguin si dia menyatakan perasaannya. Pasti boring juga kan? Bisa-bisa kamu malah berfikir negatif tentang penantian kamu itu sehingga kamu menjadi kehilangan rasa optimis dan percaya diri. Biasanya ini sering dialami oleh kaum hawa. Ini bukan berarti menyatakan perasaan itu tabu bagi kaum hawa lho, tapi kenyataannya memang seperti itu. Selain itu saya beberapa kali pernah mendengar beberapa pernyataan dan pertanyaan dari teman-teman (cewek) saya yang sedang menunggu dengan rasa penuh dengan penasaran karena sudah tidak sabar menunggu kepastian dan menyambut si dia untuk menyatakan perasaannya.

Ketika kamu bertanya-tanya, kenapa itu bisa terjadi? Atau sederhananya, kenapa si dia belum juga menyatakan perasaannya? Okay.., menurut pelajaran serta perjalanan (kaya’ udah berpengalaman aja nih) saya tentang masalah ini, ada beberapa hal yang menyebabkan mengapa seseorang takut menyatakan perasaannya.

Takut di tolak. Si dia merasa takut cintanya ditolak oleh pujaan hatinya. Dan hal ini terjadi jika keadaannya masih belum jelas. Dimana lampu hijau belum menunjukkan bahwa dia harus segera menyatakan isi hatinya ke kamu.

Menunggu waktu yang tepat. Dalam hal ini dia belum menemukan waktu yang tepat untuk menyatakan perasaannya ke kamu. Jika dia memang benar-benar menyukai kamu, maka dia pastinya ingin membuktikan bahwa kamu adalah orang yang sangat spesial serta membuktikan bahwa dia adalah orang yang berbeda dari yang pernah kamu kenal, atau bisa juga dia ingin memberikan sebuah surprise ke kamu.

Masih dalam tahan penjajakan. Kalau kamu mengalami hal ini, jangan menganggap si dia kelamaan, penakut, pemalu, nggak gentle, atau salah sangka dulu. Karena ada juga yang terlihat mengulur-ulur waktu untuk menyatakan perasaannya, yang bertujuan agar dapat mengetahui apakah kamu benar-benar sesuai dengan kriterianya.

Trauma masa lalu. Trauma masa lalu disini maksudnya mirip seperti poin pertama diatas. Tapi yang menjadi perbedaannya disini adalah si dia merasa takut untuk menyatakan perasaannya karena pernah mengalami beberapa penolakan, sehingga dia merasa hal itu terjadi kembali pada dirinya.

Egois. Yang namanya egois adalah salah satu sikap yang biasanya membuat kita merasa kurang nyaman. Maksud egois disini, si dia memang tidak mau menyatakan perasaannya duluan. Dia justru hanya menunggu dan menunggu (akhirnya ikannya di makan kucing lain deh). Hihi.., tapi saya kurang tahu juga apakah banyak orang yang kaya’ gini. Yang jelas, saya pernah menemukan orang-orang yang bersifat seperti ini.

Untuk menghindari hal-hal diatas, nggak ada salahnya kamu memberikan sedikit pertanda atau lampu hijau bahwa kamu sedang menunggunya. Karena dengan itu, si dia jadi merasa lebih percaya diri dan tentunya kamu juga bisa segera menjadi yang spesial baginya. Tapi di lain sisi, dengan bersikap seperti itu justru kurang menarik, karena kurang menantang. Ada yang bilang bahwa “Mudah didapatkan, maka mudah juga untuk dilepaskan”. Jadi kamu tidak bisa mengetahui seberapa besar perjuangan yang bisa dilakukan si dia untuk mendapatkan kamu.

So, pilihannya ada di tangan kamu. Pilih bersabar dengan strategi A, atau pilih strategi B agar cintamu segera datang..?

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*