Kalau suka, bilang suka

Suka, cinta, ataupun sayang punya arti yang berbeda-beda, tapi kadang-kadang kita justru kesulitan untuk membedakan diantara ketiga kata tersebut. Tapi itu nggak masalah (berhubung kadang-kadang saya pun merasa bingung), so jangan di bikin pusing. Yang jadi masalahnya adalah, ketika kita suka dengan seseorang (lawan jenis tentunya), justru kita merasa kesulitan untuk mengatakan “I love you”. Tidak jarang kita menemukan ada sebagian orang yang terkesan egois. Egoisnya kenapa? Ya karena orang tersebut tidak berani menyatakan apa yang ada dalam hatinya.

Nggak tahu juga apakah menurut kamu seperti itu termasuk ke dalam kategori egois atau tidak, tapi boleh di buktikan lho.., karena di jaman edan sekarang ini kita masih bisa menemukan orang yang takut untuk menyatakan isi hatinya kepada seseorang yang di sukainya.

kenapa itu bisa terjadi?? Oleh karena itu.., biasanya ada 2 alasan yang menyebabkan orang takut untuk menyatakan cinta. Bingung kan apa maksudnya? Okay, check this:

Takut di tolak.

>> Siapapun pasti akan memikirkan tentang hal ini ketika ingin menyatakan suka (nembak) seseorang, apalagi jika kita tidak bisa mendapatkan petunjuk apapun dari seseorang yang ingin kita tembak. Maksudnya, kita merasa takut karena kita belum mendapatkan lampu hijau atau tanda-tanda bahwa orang yang ingin kita tembak suka sama kita atau tidak. Walaupun kita bisa mendapatkan informasi dari teman-teman dekatnya, tapi kadang-kadang kita merasa tidak yakin dengan informasi tersebut. Maka dari itu, daripada di pendam-pendam, lebih baik jujur. Karena dengan jujur kita bisa mendapatkan jawabannya sendiri, selain itu langsung dari orangnya. Di tolak atau di terima, itu belakangan. Yang penting kamu telah belajar jujur terhadap diri kamu sendiri. Ingat aja, segala sesuatunya pasti ada pasangannya. Kalau di terima, ya pasangannya di tolak. Jangan takut di tolak, karena siapa tahu aja si dia sedang menunggu kamu…

Tidak percaya diri.

>> Naahh.. ini dia nih. Merasa tidak percaya diri juga merupakan salah satu alasan mengapa seseorang merasa takut untuk menyatakan cintanya. Karena tidak percaya diri, pada akhirnya cuma bisa memendam dan memendam yang akhirnya jadilah seperti lagunya Ungu – Cinta dalam hati. Misalnya, yang menjadi target kamu orangnya cakep, kalau kamu tidak memiliki rasa percaya diri, justru kamu akan merasa kesulitan untuk mendapatkannya. Padahal kalau masalah fisik/penampilan (dan juga materi) itu bersifat relatif lho. Maksudnya, kadang-kadang orang cakep nggak harus sama orang yang cakep. Yang kaya nggak harus sama yang kaya juga, tapi bisa memang masalah ini sering menjadi masalah yang membuat kamu seperti orang yang kerdil. Percaya nggak percaya, cinta bukan hanya karena karena faktor fisik ataupun materi, tapi bisa dengan berbagai hal. Seperti karena karakternya, karena frekuensi bertemu, orangnya asyik/nyambung, merasa cocok, dsb. Trus daripada kamu akhirnya nyesal nantinya, jadi coba deh di-dor dengan rasa percaya diri. Asal.. jangan PDOD (Percaya Diri Over Dosis) aja 😉

(Picture source: gadgets-reviews)

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

3 Comments on Kalau suka, bilang suka

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*