Efek promosi

Ternyata penggunaan bahasa dalam berpromosi atau mengiklankan sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar sangat mempengaruhi peluang untuk berhasil dalam mendapatkan referral tempat dan omset pada pasar. Wajar jika banyak promosi yang kita temui memiliki bahasa yang patut diacungi jempol, karena saya termasuk orang yang cukup sering terpengaruh oleh setiap promosi yang ada, apalagi promosi suatu bisnis atau program yang bisa menghasilkan income. Dalam marketing hal tersebut memang hal yang seharusnya dilakukan, karena tanpa promosi bisnis yang ada tidak akan pernah bisa dikenal atau minimal diketahui oleh banyak orang. Bahkan, dapat dikatakan bahwa image serta keberhasilan setiap bisnis atau produk yang ada dapat ditentukan keberhasilannya oleh promosi (selain dari kualitas produk) yang dilakukan.

Banyak orang yang telah terjebak oleh sebuah promosi ataupun iklan karena menggunakan bahasa yang menyentuh emosional mereka, sehingga mereka mengikuti suatu program dikarenakan rasa emosional yang ada dalam dirinya karena efek dari promosi yang telah dilihatnya. Apalagi, jika mereka termasuk ke dalam kategori yang berfikir secara cepat tanpa mempertimbangkan ketentuan dan informasi yang ada.

Entah siapa yang seharusnya disalahkan, mengingat kondisi hal diatas, sepertinya memang setiap orang harus dapat melihat dan memperhatikan tawaran yang diberikan secara jelas dan detail. Namun di sisi lain, terkadang kita mendapatkan sebuah promosi yang kurang transparan, atau sederhananya mereka tidak memberikan rincian informasi yang seharusnya disampaikan pada promosi mereka itu sehingga banyak orang yang merasa kecewa atau merasa telah dibohongi. Fenomena ini terkadang justru memberikan image yang tidak baik terhadap sang promotor itu sendiri, kekecewaan yang dialami oleh orang lain akan menjadi sebuah boomerang yang sangat berbahaya. Karena mereka dapat menyebarkan berita yang terkesan di dramatisir berdasarkan pengalaman yang mereka alami.

Kita dapat mengambil pelajaran agar dapat lebih selektif dalam mengambil keputusan untuk membeli atau mengikuti suatu bisnis offline maupun online. Pelajari dan cari informasi sebanyak mungkin sebagai bahan pertimbangan bagi anda untuk mengambil keputusan. Setiap bisnis memerlukan investasi karena tidak ada bisnis yang gratis, meskipun anda menggunakan internet gratis dari kantor, anda akan tetap mengeluarkan tenaga untuk merealisasikannya. Hitung kembali biaya yang harus anda keluarkan dalam sebulan atau dalam jangka waktu tertentu agar anda dapat mengetahui Break Even Point (pengembalian biaya modal) dari bisnis yang anda jalani. Jika besar pasak daripada tiang, donā€™t take it.. Mendingan bisnis jeruk di pasar tradisional aja ah… šŸ˜†

Jeruk pakā€¦, jerukbuā€¦, beli jeruk pakā€¦, buā€¦ sekilonya cuma 5rb, kalo kalo manis syukurā€¦, tapi kalo asem rasain loe tanggung sendiri..! Ayo dipilih.., dipilihā€¦ sekilo gocenkā€¦, sekilo gocenkā€¦!!

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*