Cara menghindari macet

Macet, macet, dan macet. Nah.., kalau sudah begitu ceritanya kamu pasti merasa bad mood. Menempuh perjalanan pastinya terasa jauh meskipun sebenarnya tujuannya dekat. Bagi kamu yang memiliki kendaraan bermotor pasti sering mengalami keadaan seperti itu. Ibaratnya kamu bagaikan seekor siput yang sedang berusaha untuk tetap lari kencang [smile]. Terlebih jika kamu mengendarai kendaraan roda empat, pastinya mau nggak mau hanya ada dua pilihan yang ada dalam fikiran kamu, yaitu bersabar menunggu, atau mencari jalan alternatif lain untuk sampat tujuan. Well.., saya bisa merasakan sama seperti yang kamu rasakan. Kesal dan benar-benar membosankan, apalagi kalau kamu sedang buru-buru atau ingin cepat sampai tujuan karena ada keperluan yang sangat mendesak.

Ini terinspirasi dari perjalanan yang saya tempuh beberapa hari yang lalu. Saya akan memberikan rahasia tips yang agak nyleneh bagaimana agar perjalanan kamu lancar. Cara ini cukup bisa diandalkan agar perjalanan kamu lancar dan juga cepat sampai tujuan. Tapi (perlu di garis bawahi), cara ini tidak bisa selalu anda terapkan. Kenapa?!? Karena sebenarnya trik ini hanya memanfaatkan kesempatan. Intinya, kamu hanya bisa menerapkannya ketika ada kesempatan.

Memanfaatkan ambulance. Siapa yang nggak tahu Ambulance? Transportasi yang digunakan untuk menjemput atau mengantarkan pasien. Jadi caranya, ketika ada ambulance lewat, ya kamu harus memanfaatkan kesempatan itu dengan mengikuti ambulance itu. Kemudian selain itu,

Memanfaatkan mobil pejabat. Jangan bingung atau ketawa dulu kalau kamu memang ingin cepat sampai tujuan. Realitanya, ya kamu tahu kan?! Biasanya mobil para petinggi atau pejabat yang lewat kan selalu di kawal, nah.. tinggal ikutin deh barisan yang paling belakang.

Itulah 2 trik nyleneh agar cepat sampai tujuan. Meskipun ambulance atau mobil pejabatnya belum tentu searah, atau tujuannya belum tentu sama, tapi setidaknya kamu telah mengefisiensikan sedikit waktu. Memang agak aneh, tapi trik ini cukup mujarab untuk mengantisipasi kemacetan serta menjadikan perjalanan kamu menjadi lancar.

> Saya pernah mencobanya, dan ternyata hasilnya lumayan, karena dengan jarak tempuh kurang lebih 95km, dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 1 jam, 20 menit. Lumayan kan?! Masalah resikonya, ya ditanggung sendiri 😀

About Andy Febrian 532 Articles

Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*