Cara agar enjoy menghadapi macet

Cara agar enjoy di tengah macet“Macet lagi macet lagi, gara-gara si Komo lewat”. Mungkin anda masih ingat sepenggal lirik jadul itu. Sederhana, gampang dinyanyiin, dan yang pastinya adalah, bahwa itu adalah fakta. Pertumbuhan jalan-jalan yang ada tidak sebanding dengan pertumbuhan kepemilikan motor ataupun mobil yang semakin dahsyat saat ini. Maka dari itu, macet adalah konsekuensi yang HARUS diterima (sekalipun nggak ikhlas) sekarang ini. waktu, tenaga, dan biaya yang terbuang membuat kita harus memutar otak tentang solusi masalah kemacetan yang harus dihadapi setiap hari.

Huufft, sebenarnya nggak ada cara enjoy di tengah kemacetan, masa macet-macetan kok enak?!? Maksud saya disini adalah, bagaimana caranya agar anda dapat menerima dan tetap berkonsentrasi mengendarai motor anda agar sampai tujuan dengan selamat.

– Buatlah tubuh anda benar-benar tertutup.

Bingung nih gimana ngomongnya. Poin pertama ini maksudnya adalah, gunakan helm, jacket, sarung tangan, masker, dan sepatu. Yup, dengan kondisi tubuh yang tertutup ini dimaksudkan agar anda terhindar dari debu, polusi, ataupun panasnya hawa mesin kendaraan yang berada di kiri kanan depan belakang. Dengan kondisi tubuh yang tertutup anda dapat merasa lebih nyaman.

– Listen music, and follow the beat

Yang namanya macet pasti bikin bete. So, dengerin musik adalah salah satu cara yang ampuh untuk ngilangin bete. Tapi perlu di garis bawahi, musiknya jangan musik yang melow yah. Kalau bisa yang agak nge-beat, atau remix malah lebih bagus. Ini tujuannya agar anda tidak ngantuk dan juga menjaga konsentrasi waktu bawa motor. Kalau perlu, di playlist headset anda isinya lagu-lagu yang rasanya bisa menjaga / bikin anda tetap semangat. “So, use your earphone and singing on the way”.

– Hindari mobil yang berbobot besar

Saat terjebak macet, usahakanlah untuk tidak berada di belakang mobil berbobot besar. Ya misalnya seperti bis atau truk. Karena asap knalpot-nya akan membuat anda tidak nyaman, misalnya sesak nafas, pusing, atau jadi gerah karena kurangnya asupan udara di sekitar anda.

– Cari view yang seger-seger!

Terus terang poin ini bagi saya penting banget. Nggak munafik gak muluk-muluk, kadang-kadang kalau ngantuk atau rasanya emosi sudah di ubun-ubun, ya harus bikin mata sedikit cooling down dulu. Caranya gimana? Maksudnya apa? Cari view (pandangan) yang seger-seger. Yaa.. mungkin clingak-clinguk ke kiri dan kanan melihat hal-hal yang bisa membuat anda agak sedikit segar. Apalagi kalau di depan saya yang diboncenginnya adalah… (hehe, kasih tau nggak ya..?!?) Intinya anda harus membuat mata anda tidak terlalu fokus ke jalanan. Karena dengan begitu mata anda justru cepat lelah. Tapi kalau anda mau coba ngikutin cara saya ini jangan sampe nabrak trotoar yah :mrgreen:

– Jaga emosi

Dalam kondisi macet (apalagi kalau siang-siang udah gitu cuacanya panas banget) biasanya anda akan mudah emosi. Dalam kondisi seperti ini, usahakan untuk menjaga emosi. “Hati boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin”. Tetaplah bersabar, kalaupun buru-buru dan harus selip sana selip sini, perhitungkan dengan baik dan benar.

– Jangan terlalu memaksakan diri

Di saat anda merasa sangat lelah, usahakanlah mencari tempat yang aman dan nyaman untuk segera menepi. Istirahatkanlah tubuh anda sebentar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat perjalanan. Karena jika anda tetap memaksakan diri untuk menempuh perjalanan dengan kondisi tubuh yang terlalu lelah, anda dapat kehilangan konsentrasi, atau bahkan keseimbangan yang justru berbahaya bagi keselamatan anda.

Yah, Jakarta rasanya macet sudah menjadi makanan sehari-hari. Malahan, heran kalau jalanan nggak macet! Yang penting semoga tips ini di atas bermanfaat.

Keep safe riding ya Bro.. 🙂

Picture source : Kompas

About Andy Febrian 532 Articles

Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*