Beradaptasi lagi

Setelah melalui moment yang penuh berkah, dilanjutkan dengan permohonan maaf setulus hati, sudah saatnya kembali lagi beradaptasi seperti biasanya. Yang biasanya sebulan kemarin kita bangun pada dini hari untuk sahur, serta menahan haus, lapar, juga mungkin sesekali nafsu/amarah, sekaranglah saatnya. Eit.., bukan berarti saatnya untuk melupakan itu semua, tapi justru saatnya mempertanyakan kembali apakah semua itu memberikan hikmah untuk kita masing-masing.

Cuma sekedar mengingatkan (juga untuk saya) bahwa ujian masih banyak yang harus kita lalui. Tidak jauh berbeda seperti bulan puasa kemarin, lapar dan haus mungkin masih bisa tertanggulangi. Tapi bagaimana dengan emosi?! Atau bisa juga nafsu?! Itu dia yang mungkin rasanya sulit bagi kita. Tapi sebenarnya kedua hal tersebut tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Seandainya penyesalan datangnya di awal, mungkin itu bukan masalah. Tapi bagaimana jika kita terlanjur berbuat dengan pikiran yang singkat, dan akhirnya harus mempertanggung jawabkannya.

Salah dan khilaf pasti ada diantara kita. Oleh karena itu semoga kita bisa mengambil makna serta hikmahnya dari moment yang penuh berkah dan kemenangan seperti hari kemarin, dan juga tidak lupa tetap kembali menyorakkan perdamaian, maklum… tahun politik nih. Meskipun masih ada beberapa bulan lagi, tapi jika kita tidak berfikir jernih atau minimal mengendalikan diri di zaman ekonomi sulit sekarang ini, bisa berabe juga. Selain itu kita semua sudah pasti menginginkan kedamaian dengan pemimpin budiman, agar memudahkan kita untuk berfikir jernih. [Take with positive thinking]

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

2 Comments on Beradaptasi lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*