Ayah sayang kamu Nak..

Sebagai orang tua, pasti apapun akan dilakukan demi si buah hati. Memberikan makanan yang bergizi & berkualitas, memberikan pakaian yang bagus, memberikan mainan yang terbaik, memberikan pendidikan yang sesuai dengan standard saat ini, intinya mencoba untuk mencari nafkah demi memberikan kehidupan yang lebih baik.

Sekalipun anak saya masih balita, baru berumur 1,5 thn. Tapi terus terang, jauh berbeda sekali keadaannya dengan tiga tahun lalu. Dimana saya masih bisa main kesana kemari, dimana saya masih bisa membeli ini itu, dimana saya masih bisa bebas melakukan apapun, kondisi dimana saya bisa memberikan dan merasakan kebebasan terhadap diri saya sendiri.

Tapi sekarang, hhmm.. Mau cari nafkah, mau keluar, bahkan cuma mau ke kamar mandi aja ada yang merengek sambil memperlihatkan wajah ibanya sambil memanggil, “Ayah.., Ayah..”. Selain itu, berbagai macam aktifitas saya juga harus menyesuaikan, bahkan ada yang harus dikurangi frekuensinya. Mau pulang telat harus dikurangi, malahan waktu untuk update Blog ini dan beberapa blog / online shop saya lainnya pun harus mencuri waktu. Waktu berjalan benar-benar tanpa henti. Pagi sampai sore, cari nafkah. Malam sampai separuh pagi, cari nafkah lagi. Tidur sebentar, baru mau tidur eh si kecil bangung sambil merengek & mukul-mukul muka saya, “Ayah.., Ayah.., mimikkk..”. Yahh, sekalipun terkadang ego saya datang dan dalam hati berkata, “Lah, itukan tugas bundanya! Bikin susu, bikin makanan, mandiin, cebokin! Kalo mau main baru sama Ayah!”. Tapi saya yakin bahwa menjadi seorang Bunda adalah sangat-sangat melelahkan, dan nggak ada salahnya sesekali saya menggantikan tugas bunda sekalipun nyawa saya rasanya belum di badan karena masih sangat-sangat ngantuk.

Itulah indahnya menjadi seorang Ayah.

Saat menatap mata anak saya sedang tidur, Alvern namanya. Atau mungkin ketika saya sedang menggendongnya, mungkin tak terhitung berapa banyaknya harapan dan doa yang saya katakan dalam hati. Segalanya indah, meskipun saya belum yakin semua itu akan tercapai. Tapi satu yang membuat saya selalu semangat, hanya satu yang membuat saya selalu teringat tentang semua itu, yaitu, “Allah tidak akan merubah nasib hambaNya jika dia tidak berusaha merubah nasibnya sendiri..”. So, dengan penuh rasa optimistis saya yakin suatu saat nanti saya akan mendapatkan satu per satu dari harapan dan doa saya untuknya.

Itu kalau bicara tentang indahnya! Tapi kalau bicara tentang pahitnya, hufffttt..! Cengeng, manja, egois, mengingau nggak jelas kalau minta susu di waktu malam, ruang tidur saya selalu di ambil alih karena tidurnya yang jabrah sampai-sampai harus ngalah tidur di bawah, cerewet, dsb. Tapi sayapun sadar dan langsung feedback kembali ke belakang, “Buah jatuh takkan jauh dari pohonnya..”. Semua itu mungkin adalah sifat saya atau bundanya dulu :mrgreen:

So, menjadi orang tua dalam mengasuh anak harus tetap tersenyum dan ikhlas sekalipun rasanya sangat-sangat melelahkan.

Postingan ini bukanlah sebuah surat terbuka, bukanlah sebuah keluhan, bukan juga atas dasar curhat colongan. Tapi karena terinspirasi oleh keadaan di sekeliling saya (atau mungkin juga anda). Terinspirasi karena hari ini tanggal 23 Juli yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Sekalipun faktanya, masih banyak atau sering kita jumpai anak-anak di bawah umur yang bekerja mencari nafkah, atau dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ironis memang! Padahal, kalau kita perhatikan sekeliling jalanan besar, atau lebih sering di setiap lampu merah, mereka bertahtakan lusuh demi mendapatkan sebuah koin yang sudah tidak cukup berharga lagi saat ini. Di balik itu semua, saya hanya bisa sedikit berbagi kepada mereka saat saya memiliki sedikit yang saya punya saat bertemu mereka. Dan, saya berharap dengan penuh doa, semoga saya tidak tergolong kepada orang tua yang tidak bertanggung jawab, atau menjadikan anak saya seperti mereka-mereka disana. Amin…..

Intinya, dalam keadaan senang, sedih, sakit, atau sehat, “Ayah sayang kamu Nak..”

Ini ceritaku, mana ceritamu?

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Share and Enjoy

About Andy Febrian 531 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*