Anak kost (itu menyenangkan)

Kemandirian adalah salah satu karakter yang harus benar-benar dimiliki, bagi setiap orang dan juga bagi anak kost. Maksud dari kemandirian disini adalah memutuskan untuk berani mempertanggung jawabkan segala hal yang berhubungan dengan hari-hari kita. Semua aktivitas, mengatur waktu, keuangan, terutama dalam mengurus diri kita sendiri. Meskipun keadaan sebagai anak kost tidak selalu bernasib memprihatinkan, tapi kadang-kadang kondisi tersebut menurut pribadi saya dapat menjadi suatu faktor yang membuat kita lupa tentang hal itu. Misalnya, boros. Wajar jika rekening hanya terisi ketika awal bulan, padahal kenyataannya tidak ada istilah awal bulan, tanggung bulan, atau akhir bulan bagi anak kost. Tapi istilah itu sebenarnya adalah jawaban dari Seberapa pintarkah mengatur keuangan kita sendiri?

Saya yakin, kamu memiliki strategi tersendiri untuk mengantisipasi ketika sedang kangen dengan orang tua/saudara dan juga ketika sedang ‘kantong kering’. Berhubung sekarang adalah bulan puasa, di bulan ini kamu pasti merindukan berada di tengah-tengah keluarga. Sahur & berbuka bersama keluarga. Sebuah mimpi atau khayalan yang biasanya terjadi sebagai anak kost, terutama jika kondisi kamu jauh dari orang tua, apalagi jika frekuensi kamu untuk dapat bertemu orang tua sangat jarang sekali.

Bagi kamu yang baru berubah status menjadi seorang anak kost, saya yakin itu adalah cobaan terberat sebagai anak kost. Jangan jadikan itu sebagai rintangan yang justru membuat kamu semakin lama berada pada posisi tersebut. Tapi jadikanlah itu sebagai cambuk bagaimana caranya agar kamu bisa menyelesaikan tanggung jawab yang harus diselesaikan saat ini. Dan itu mungkin bagi kamu bisa menjadi suatu motivasi serta untuk mengobati rasa kangen dengan orang tua.

Itu dalam hal motivasinya, tapi dalam kenyataannya (dalam menjalani hari-hari) kamu bisa coba cari seseorang yang is the best deh bagi kamu, atau bahasa saya-nya sebagai anak kampung, biasanya saya menyebutnya dengan istilah Pacar.

Apakah harus punya pacar?! Dalam konteks ini bukan berarti harus punya pacar, tapi kamu harus mendapatkan seorang teman yang bisa kamu jadikan sebagai tempat berbagi. Setidaknya dia bisa menemani hari-hari kamu. Supaya semangat dalam beraktivitas, teman ketika lagi BT, ketika sedang ada tugas kuliah, sebagai tempat pelampiasan ketika horny ingin curhat, yang pada intinya agar kamu memiliki teman ketika dalam keadaan suka dan duka. Tapi jangan sampe lupa, kalo bisa yang tajir [laugh] Karena itu juga bisa dijadikan sebagai solusi untuk mengantisipasi ketika kamu sedang kanker alias kantong kering.

Perlahan, kamu bisa terbiasa untuk menerima keadaan dan juga menyadari bahwa ternyata jadi anak kost itu menyenangkan.

*Special for my all juniors.

About Andy Febrian 532 Articles
Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*