6 Kesalahan yang harus dihindari saat mulai membangun bisnis

Kesalahan yang harus dihindari ketika menjalankan bisnis

Usaha atau berbisnis merupakan salah satu cara bagi manusia untuk bisa mendapatkan apapun, dalam artian suatu cara untuk menjembatani terpenuhinya kebutuhan dan keinginan. Bukannya memiliki segalanya lho ya. Baik itu mereka yang part time maupun ingin mencoba full time melakukan suatu usaha, dengan harapan akan mendapatkan pundi-pundi rupiah. Tapi sebenarnya banyak hal yang tidak terpikirkan oleh mereka, mungkin juga anda, karena bahwa sebenarnya sebuah usaha terkadang harus direncanakan secara matang. Mulai dari perencanaan, target market, market penetration, cash flow management, hingga inovasi yang harus dilakukan untuk menjadikan usaha yang dijalani dapat terus bertahan, bahkan semakin berkembang.

Nahh, ini sebenarnya saya bukanlah orang yang ahli dalam hal bisnis, usaha, maupun kulakan. Tapi sebenarnya saya lebih cenderung berbagi mengenai beberapa kesalahan yang sering terjadi dan bahkan beberapa diantaranya adalah pengalaman saya.

Hal yang harus dihindari saat memutuskan untuk mulai bisnis

1. Tidak pernah action

Mikir melulu, action kagak. Kondisi ini terus terang beberapa kali pernah saya pikirkan, hingga pada akhirnya rencana tinggal rencana. Kalau bicara masalah ini saya jadi ingat kata bijak Bob Sadino, “Usaha yang berhasil adalah usaha yang dijalankan!”. Ya karena terlalu lama berpikir, terlalu lama merencanakan, atau terlalu lama membuat sebuah strategi, pada akhirnya justru nggak mulai-mulai.

2. Tidak mengelola keuangan dengan baik

Walaupun anda memulai atau mungkin telah menjalani sebuah usaha kecil-kecilan, tapi manajemen keuangan tidak boleh disepelekan. Anda tidak boleh mengganggu aset atau modal anda untuk kepentingan pribadi, karena sekecil apapun nilainya itu adalah modal yang seharusnya anda pergunakan untuk melanjutkan usaha anda. Ini yang paling sering terjadi bagi mereka yang baru memulai usaha (termasuk saya), bahkan seringkali mengabaikan keuntungan yang seharusnya dimasukkan ke dalam modal, tapi justru menggunakan keuntungan tersebut untuk kepentingan pribadi. Ngeness kalo ingat poin yang ini, karena sedikit saja anda meleset perhitungannya, maka jangan salahkan rumput yang bergoyang jika usaha anda akan mengalami kendala yang cukup besar di kemudian hari.

3. Mengambil profit yang tidak rasional

Ini juga nih, terus terang saya sering melakukan kesalahan ini. Intinya, apakah anda sedang berbisnis, atau bekerja sosial?! Jika anda ingin bersosial, sebaiknya jangan libatkan bisnis anda, karena bisnis is bisnis, bukanlah sebuah paradigma dalam memandang seseorang itu karena latar belakang tertentu. Berikan harga yang rasional kepada siapapun, termasuk itu kepada saudara anda sekalipun.

Pengalaman saya, karena basic saya orangnya ‘gak tegaan, entah sudah berapa kali tak terhitung lagi saya mengambil keuntungan yang sangat tipis, bahkan cuma balik modal, untungnya sih gak rugi. Wkwkwk, masih untung juga kan! Ingatlah, bahwa anda sedang memulai sebuah langkah besar untuk menggapai impian, jadi berikanlah profit yang cukup rasional dan sesuai standar, sekalipun itu dengan saudara maupun teman anda.

4. Tidak profesional

Ngomongin profesional cukup universal juga rasanya. Baik itu mulai dari pelayanan, ketepatan waktu, hingga hasil yang memuaskan. Sedikit banyaknya bila anda memulai bisnis, terutama dalam bidang jasa, anda akan di tuntut harus bersikap profesional. Karena satu pembeli ataupun pengguna jasa anda akan mendatangkan pelanggan lainnya bila anda selalu bersikap profesional. Jujur, tepat waktu, dan memberikan hasil yang sesuai harapan kepada pelanggan. Trust me! Professional is main way to growth your business!

5. Tidak konsisten

Suatu pagi yang indah, tiba-tiba ada seseorang yang menelfon anda, “Mas saya mau order bikini yang di pesan sama nenek saya beberapa bulan lalu, apakah stoknya masih ready?”. Well.., karena anda sudah nggak konsisten untuk terus membuka usaha / bisnis anda, pasti anda akan menolak dan membuat kecewa satu pelanggan dan pelanggan lainnya yang tidak tertutup kemungkinan akan menghubungi anda kembali.

6. Tidak menjalin silaturahmi dengan baik

Ini dia nih yang seru dalam berniaga / berbisnis / usaha, apapun itu. Jika anda telah mendapatkan satu orang pembeli, atau bahkan telah beberapa kali order atau menggunakan jasa anda, cobalah untuk tetap menjaga silaturahmi. Karena secara tidak langsung anda akan menciptakan hubungan emosional yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Dan siap-siap saja, karena kapapun itu dia akan menghubungi anda kembali untuk order produk yang anda jual atau menggunakan jasa anda.

Itu dia kesalahan yang sering terjadi dalam berbisnis berdasarkan pengalaman dan yang saya ketahui. Semoga tulisan ini bisa menjadi cerita inspirasi bagi anda. Ups, poin di atas tidak berlaku bagi beberapa kategori bisnis, terutama dengan skala menengah ke atas.

Bila anda sering gagal, dan gagal lagi, keep spirit yah. Karena kegagalan artinya belum sukses, dan itu adalah waktu yang tertunda, jadi bersabarlah untuk terus kreatif dan berinovasi.

Baca juga : 4 Hal yang menyebabkan harimu menjadi sial

About Andy Febrian 532 Articles

Menyukai dunia web development, Wordpress lovers, writing dan blogging. Simple & apa adanya. Semoga tulisan di atas bermanfaat :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*